Imigrasi

Imigran yang datang ke negara kita bisa mendatangkan lapangan kerja baru, contoh, sebuah bisnis/usaha akan mendapatkan banyak lagi pelanggan dari datangnya para imigran, karena begitu banyak pelanggan, maka si pemilik usaha tersebut membuka cabang lagi agar bisa menangani jumlah pelanggan yang semakin banyak,karena tidak hanya penduduk lokal saja yang menjadi pelanggan

Begitu juga petani yang punya sawah, mereka juga bisa mempekerjakan imigran untuk merawat sawahnya, dan hasil panen sawah tersebut bisa jadi kebutuhan makan bersama antara pemilik sawah dan pekerja tersebut, bahkan pemilik sawah juga bisa menganggur dan tetap dapat hasil karena ladangnya dikerjakan oleh imigran tersebut

Lapangan pekerjaan selain berkurang, bisa juga bertambah, apalagi jika imigran/pengungsi yang masuk adalah orang-orang usia anak-anak dan usia tua (pekerjaan menjadi pengasuh akan muncul dalam jumlah banyak)

Yang tidak boleh adalah orang yang bekerja di negara dengan tujuan mendapatkan uang bernilai tinggi, dan ditukarkan di negara asalnya yang nilai mata uangnya lebih rendah sehingga mereka bisa membeli barang yang lebih banyak di negara asal mereka, hal ini menyebabkan naiknya jumlah pekerja di negara mata uang tinggi tersebut tetapi tidak juga meningkatkan lapangan kerja, sehingga tidak menguntungkan pengusaha-pengusaha yang ada di negara dimana mereka bekerja, dan juga di negara asal mereka tinggal, inflasi adalah akibatnya yang dapat menyusahkan masyarakat khususnya masyarakat bawah

Jadi solusinya adalah : mata uang negara harus dibelanjakan di dalam negara yang sama, hal ini dapat dicapai dengan pembentukan mata uang berdasarkan jumlah tenaga kerja yang sah yang ada, yang tidak memiliki nilai jika ditukarkan dengan mata uang negara lain

Kita tidak bisa selalu menutup perbatasan negara, karena dibukanya perbatasan, orang dalam negeri yang tidak suka bekerja di negeri asalnya dapat pindah ke negara yang mereka suka, sehingga mereka dapat bekerja dengan senang dan hasilnya baik sehingga bisa membantu negara yang mereka tinggali, dan juga orang luar yang menjadi imigran ke negara kita akan bisa masuk dan melakukan hal yang sama seperti mereka yang meninggalkan negara kita.

Yang harus kita lawan adalah “Globalis”, dimana setiap negara menghilangkan perbatasan dan bergabung menjadi sebuah kelompok persatuan negara, yang dapat menghilangkan ciri-ciri/identitas unik setiap negara tersebut

Dan kita harus melarang warga negara ganda, yang menyebabkan kesetiaan seorang warga negara dibagi, karena yang kita cari adalah imigran yang benar-benar setia, suka, dan ingin menjadi bagian dari masyarakat dalam negara kita

Yang harus dilakukan oleh imigran dan orang asli adalah:

1. Sama-sama menghilangkan kebiasaan/budaya/tradisi yang menghalangi pergaulan/interaksi antara imigran dan penduduk asli, yang tidak bisa dihilangkan seperti kebiasaan dalam menjalankan perintah agama boleh dimaklumi

     2. Imigran dan pengungsi berusaha untuk bisa berbahasa bahasa resmi di negara yang mereka tempati secepat mungkin, gunakan hanya dengan bahasa tersebut dalam berbicara dengan orang-orang sekitar, jadilah pelanggan di toko-toko terdekat agar menguntungkan pengusaha dari orang asli sehingga mereka mendapatkan keuntungan yang lebih banyak dan bisa membuka cabang toko yang baru, dan juga berusahalah untuk berteman/bersosialisasi dengan penduduk asli


     3. Jangan pindah jika anda disakiti/diserang oleh orang-orang setempat, segera lapor ke polisi, dan jika bela diri anda dengan kemampuan bela diri yang anda bisa, anda pantas melakukan itu karena telah menjadi imigran/pengungsi yang sah/legal, dan tentunya anda memang benar-benar tidak melakukan kerusuhan yang membuat penduduk asli menyakiti anda, dan penduduk asli juga dapat melakukan hal yang sama ketika diganggu oleh beberapa imigran yang melakukan kerusuhan, dan tentunya hukuman harus sejera mungkin (bahkan bisa sampai hukuman mati) agar ketertiban masyarakat meskipun beragam jenis etnis/agama bisa tercapai
     
     Sebaiknya para imigran yang datang dipisahkan dulu di kamp penahanan untuk masalah keamanan, dan diberikan pendidikan mengenai menyesuaikan dengan penduduk asli, agar bisa menjaga ketertiban dalam kehidupan bermasyarakat, dan pemerintah perlu berani untuk memberikan hukuman yang sangat jera (jika bisa hingga hukuman mati) terhadap siapapun, baik penduduk asli atau imigran yang melakukan tindakan kerusuhan dan kejahatan, dan akhirnya ketertiban bisa tercapai

Tidak ada komentar:

Posting Komentar